Pagi ini..ketika sepasang mata bertaut,
sebenarnya, aku tak ingin terjaga sepenuhnya.
Karena kehidupan bagiku tak seindah mimpi yang kujalani.
Mimpi adalah hal terindah yang dapat membuatku sejenak melupakan kehidupan,
atau apapun yang membuatku merasa sendirian.
Dan mengenalmu.. adalah satu dari mimpi-mimpi itu…
Aku tak pernah mengerti mengapa aku selalu memperhatikanmu, dan selalu merasa sendiri..
Aku tak pernah mengerti mengapa aku bisa merasa ikut bahagia atas kebahagiaanmu
dan turut bersedih atas kesedihanmu.
Aku menganggapnya sebagai hal yang biasa dan sudah semestinya terjadi.
Namun dibalik semua itu,
Aku mencoba untuk mencari sendiri jawaban atas pertanyaan-pertanyaanku yang tak pernah terjawab..
Kudengarkan nyanyian sendu dari dasar hatiku, mencoba nikmati keheningan yang memeluk batinku.
Menyamarkan bayangmu langkah demi langkah,
menjauh.. berdentang…
mengerti akan tiadanya keajaiban..Sementara suaraku tak jua sampai ketelinga hatimu.
Ketika kau tertawa, aku hanya berharap binar riang yang membuncah itu selalu kau dendangkan.
Senyummu selalu memikat kabut untuk pulang kedalam jiwa
Matamu telah bercerita tanpa harus bercengkerama.
Aku tak tahu, masih seberapa jauh batas yang harus kuruntuhkan
Seberapa tangguh waktu yang coba kutembus
Namun harus kuretas biar jiwa tiada lagi mengganggumu
Kupersembahkan puisi ini, sebagai penyambut salam jumpa yang senantiasa kuindahkan..
Dariku, manusia sepertiku
Seperti sajak-sajakku
Yang selalu kutuliskan diam-diam..

0 komentar:
Posting Komentar